okey, sesuai kasus saya sendiri, ketika pke wordpress dan nginx-nya script LNMP, lmyn buat contekan lagi hihihie…
tambahkan config berikut ini di file config nginx di server anda

location / {
index index.php index.html index.htm;
try_files $uri $uri/ /index.php?q=$uri&$args;
}

kemudian restart nginx nya

/etc/init.d/nginx restart

jika wordpress anda terletak di subfolder maka “location /” diganti menjadi “location /subfoldernya“,

update :
utk yg memakai tuxlite script,
edit config vhostnya di /etc/nginx/sites-available/nama.domain.nya
lihat bagian dibawah ini, dan hilangkan tanda pagarnya (#)

location / {
#try_files $uri $uri/ /index.php;
}

kemudian restart nginxnya

service nginx reload

work as freelancer, web developer, tourism support, organizer, etc - i’m a humanize human, a son, a father, a husband, who love coffee and cigarette, lazy and moody, entrepreneur, very easy to sleep, internet addict, bad designer, humorious, playing guitar, can’t singing & cooking, thin body, brown skin, smily, travelling & hiking, art & culture related, etc………

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.